Tipidter Polres Bengkalis Selamatkan Tiga TKW PMI

Nasional, Terkini123 Dilihat

 

Bengkalis – indoviral.id
Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bengkalis lewat Unit Tipidter Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) singkap tindak pidana perdagangan orang (TPPO), di pelabuhan Selari Desa Sei Pakning Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis Riau.

Kejadiabn ini pada hari Jumat (17/2) sekitat pukul 14.30 WIB lalu.
Unit Tipidter Satreskrim Polres Bengkalis berhasil tangkap satu orang terduga pelaku, dan selamatkan tiga orang calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) Pekerja Migran Indonesia (PMI) mau dikirim ke Malaysia.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Bengkalis, AKBP Setyo Bimo Anggoro yang diteruskan Kasatreskrim Polres Bengkalis, AKP Muhammad Reza kepada wartawan lewat siaran persnya, pada Senin (20/2) mengatakan, pengungkapan kasus tindak pidana perdagangan orang bermula Unit Tipidter dapat informasi dari masyarakat sekitar pukul 12.00 WIB di pelabuhan Roro Sei Selari Desa Sei Pakning Kecamatan Bukit Batu melihat saru unit mobil diduga membawa orang Pekerja Migran Indonesia(PMI).

Setelah dapat informasi, Kapolres Bengkalis melalui Kasatreskrim Bengkalis, dan Kanit Tipidter, Iptu Dodi Ripo bersama tim ke tempat sesuai sumber informasi. Tim tiba di tempat tersebut pukul 14.10 WIB, dengan sigap petugas polisi mengamankan tiga orang migran, yakni bernama SA umur 35 tahun, NP umur 40 tahun, dan UM umur 43 tahun, dan satu orang saksi supir yang membawa tiga orang menggunakan mobil bernama RB umur 29 tahun,” ujar AKP Reza sapaan akrab Kasatreskrim Polres Bengkalis.

Selanjutnya AKP Reza, tim menginterogasi singkat. Benar saja, tiga orang tersebut rencananya diberangkatkan ke Malaysia. Tapi, kapal di pelabuhan Selat Baru sudah tidak ada lagi yang berangkat ke Malaysia hari itu. Berikutnya, mau dibawa ke Dumai untuk titik kumpul sementara sebelum diberangkatkan ke Malaysia.

Tim membawa korban dan saksi  ke Polres Bengkalis, jelasnya. Tiba di Mapolres Bengkalis, tim kembali bergerak untuk mengamankan satu orang diduga pelaku berdasarkan pengembangan keterangan saksi yang mengatur keberangkatan para PMI.
Begitu tim dapat identitas pelaku lanjut AKP Reza, bergerak mencari target diduga di Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis. Nah, pukul 16.45 WIB tim menemukan terduga pelaku di Pelabuhan Roro Air Putih Desa Senggoro Kecamatan Bengkalis, dan  mengamankannya, serta  membawa pelaku ke Mapolres Bengkalis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku bernama RB ini dapat untung Rp300 ribu per calon PMI, tegasnya.
Menurut AKP Reza, terkait operasional pemberangkatan ditanggung seseorang bernama T (DPO). Dibmana sistemnya masing-masing PMI yang bekerja di Malaysia dipotong gajinya selama  dua bulan untuk mengganti biaya operasional yang telah dikeluarkan. Gaji calon PMI di Malaysia dijanjikan Rp5 juta per bulan. Pelaku RB sudah mengurus pemberangkatan calon PMI dari bulan November 2022.

Selain menangkap dan menyelamatman para korban turut diamankan barang bukti, berupa tiga buah Paspor, dan satu unit handphone milik pelaku.
Pelaku dijerat dan disangkakan Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 10 Undang Undang RI nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang jo pasal 68 jo pasal 83 Undang Undang RI nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, tutupnya.

(simon parlaungan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *