SIDANG PARIPURNA DPRD DALAM RANGKA HUT PASBAR KE – 20

Uncategorized212 Dilihat

 

Sumbar, Indoviral.id –
Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pasbar ke-20, Minggu (7/1) berjalan dengan lancar. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Hansastri memberikan apresiasi kepada Bumi Mekar Tuah Basamo karena telah berhasil memekarkan 71 nagari dari 19 menjadi 90 nagari.

Sidang Paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Pasbar Erianto, didampingi Wakil Ketua Endra Yama Putra, Daliyus K dan disaksikan oleh anggota DPRD Pasbar lainnya.

Hadir dalam sidang Paripurna istimewa tersebut Bupati Hamsuardi, Wakil Bupati Risnawanto, Forkopimda, Anggota DPR RI, anggota DPRD Sumbar, DPD, Ketua GOW Provinsi Sumbar Lina Hansastri, Ketua TP PKK Ny. Titi Hamsuardi, Ketua GOW Ny. Fitri Risnawanto, Sekda Hendra Putra, Kepala OPD, Forkopimda, camat, wali nagari, instansi vertikal, tokoh adat, tokoh masyarakat, para kepala sekolah se-Pasbar, dan stakeholder terkait lainnya.

Sekdaprov Hansastri mengucapkan selamat kepada Kabupaten Pasaman Barat yang telah berhasil melakukan pembangunan dan pelayanan untuk masyarakat. Di momen istimewa tersebut lanjutnya, selain bersilaturahim dengan tokoh yang berjasa untuk Kabupaten Pasaman Barat juga untuk membahas capai yang telah diperoleh Pasbar.

“Salah satu capaian luar biasa itu yakni tentang pemekaran nagari. Pengawasan tetap harus dilakukan untuk pemekaran nagari ini. Sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terwujud,” katanya.

Ia juga meminta kepada daerah agar kreatif dan inovatif dalam melakukan pembangunan. Salah satunya bekerjasama dengan pihak ketiga, menjadi peluang pembangunan di berbagai sektor.

“Karena sektor pertanian dan perikanan bagus di Kabupaten Pasaman Barat, hal ini menjadi peluang bagi kita. Selain itu kita juga bisa mengolah minyak goreng dari sawit, sehingga hilirisasi itu jelas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar tetap menjaga kepatuhan atau netralitas ASN dan menjaga situasi kondusif di Pemilu.

Sementara itu, Bupati Hamsuardi mengatakan bahwa tema HUT Pasbar ke-20 adalah Pasbar Beriman, Pasbar Berprestasi dan Pasbar Maju, yang menggambarkan perwujudan berakhlakul karimah. Sehingga terwujud Pasaman Barat yang maju dan mampu bersaing dengan daerah lainnya di Provinsi Sumatera Barat maupun Indonesia secara umum.

“Pembangunan SDM telah menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan, ditandai dengan
meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia, dari 69,57 persen pada tahun 2022 menjadi 70,19 persen pada tahun 2023,” katanya.

Ia menambahkan, di bidang kesehatan, angka harapan hidup meningkat dari tahun 2022 ke tahun 2023, yakni 68,25 menjadi 68,53 persen. Di bidang pendidikan, Rata-rata Lama Sekolah meningkat dari 8,55 menjadi 8,81. Rata-rata Harapan Lama Sekolah meningkat dari 13,69 menjadi 13,70.

“Pada tahun 2024 ini, kita masih mengalokasikan anggaran untuk pemenuhan SPM bidang pendidikan, antara lain pembangunan ruang kelas baru PAUD, SD di 30 titik dan SMP di 19 titik. Pembangunan sarana dan prasarana sekolah, seperti toilet, pagar, dan sebagainya tingkat SD, SMP, dan PAUD. Rehabilitasi ruang kelas dan rehabilitasi. ruang belajar tingkat SD, SMP, dan PAUD. Pembangunan ruang Pustaka, ruang guru, mebel di tingkat SD, SMP, dan PAUD. Penyediaan bantuan perlengkapan belajar bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu. Untuk Program Unggulan Pasbar Sehat pada tahun ini, masih mengalokasikan anggaran sebesar 45 milyar rupiah untuk membiayai premi JKN Kelas III bagi masyarakat kurang mampu,” jelasnya.

Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat telah berhasil melakukan pemekaran pemerintah nagari dari 19 nagari menjadi 90 nagari. Dana desa Rp 97.063.000.000, Alokasi Dana Nagari Rp 65.181.120.200, Dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah Rp 4.007.273.678.

“Melalui momentum Hari jadi Kabupaten Pasaman barat ke-20 ini, saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Pasaman Barat mengajak kita semua serta seluruh lapisan masyarakat, tetap bekerja sebaik mungkin dalam menjalankan tugas dan fungsi kita masing-masing untuk mempercepat pembangunan di ranah Pasaman Barat yang sama-sama kita cintai ini. Dengan kerja sama, partisipasi, dan kontribusi semua pihak, permasalahan dan tantangan pembangunan dapat kita atasi secara lebih cepat,” katanya.

Ketua DPRD Pasbar Erianto juga memberikan apresiasi kepada Pemda Pasbar yang telah berhasil membawa Pemda Pasbar ke arah yang lebih baik. Namun ia tetap mengingatkan bahwa tantangan berbagai sektor di hadapan masih sangat banyak. Tantangan untuk menjadikan Pasaman Barat lebih maju dan sejahtera di segala bidang.

“Sebagai implementasi hak pengawasan kami sampaikan point-point penting untuk pengingat tanggung jawab kita bersama kepada masyarakat, antara lain laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasaman Barat tahun 2022 sebesar 4,17 % terdapat peningkatan dari tahun 2021 berkisar dari angka 3,75 %. Pencapaian ini juga disertai dengan penurunan angka kemiskinan dari angka 7,51 % pada tahun 2021 menjadi 6,93 % pada tahun 2022 dan 6,9 2% pada tahun 2023,” terangnya.

Kemudian berdasarkan data P3KE terdapat data penduduk miskin ekstrem pada tahun 2022 berjumlah 3.588 jiwa atau 0,76 % mengalami angka penurunan pada tahun 2023 menjadi 2.333 jiwa atau 0,52 %.

“Hal ini memberikan bukti keberhasilan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan intervesi terhadap penurunan angka kemiskinan yang kita harapkan dapat di tingkatkan pada tahun-tahun yang akan datang. Indeks kesenjangan pendapatan cendrung melebar pada tahun 2022 sebesar 0,277 point dari angka 0,261 point pada tahun 2021 data tersebut menggambarkan belum meratanya aspek pembangunan dan pemerataan penghasilan bagi seluruh masyarakat terutama pada kawasan pesisir dan sebagian jorong terisolir di nagari kita yang memerlukan intervensi dan terobosan pembangunan infrastruktur,” katanya.

Kemudian ia menjelaskan berdasarkan surat Nomor 360/336/SPT/BPBD/2023, menetapkan sebanyak 836 unit rumah dinyatakan status rusak berat, 275 unit rumah dinyatakan turun status dan 56 unit rumah telah menerima bantuan dari pihak lain. Sedangkan program pembangunan kembali pada kategori kerusakan berat data Desember 2023 dari 836 unit rumah ditetapkan masuk kategori berat terdapat 574 unit rumah sudah dalam tahapan pekerjaan dengan berbagai sistem pembangunan, 56 unit rumah sudah menerima bantuan dari pihak lain dan 106 unit rumah sedang dalam proses pembuatan RAB.

Berdasarkan data tersebut kita semua berharap kepada Pemerintah Daerah agar segera menyelesaikan proses Rekontruksi pasca bencana gempa bumi 25 Februari 2022 tersebut pada seluruh kategori kerusakan berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku,” harapnya.

 

( Yulisman )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *