Pengurus Paguyuban Kulowargo Wong Jowo (PAKUWOJO) Se – Kabupaten Barito Utara resmi dikukuhkan

 

Barito Utara, Indoviral.id
Paguyupan Kulowargo Wong Jowo (PAKUWOJO) Se – Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, resmi dikukuhkan untuk pengurusan periode tahun 2023 – 2028.

Pengukuhan yang diselenggarakan di Arena Terbuka Stadion Mini Tiara Batara Muara Teweh ini diselenggarakan pada Minggu (21/12/2025) pagi.

Pengukuhan Pengurus PAKUWOJO, di 9 (sembilan) kecamatan Se – Barito Utara yang dilakukan oleh Ketua PAKUWOJO Kabupaten Barito Utara, Muhamad Toha Muzaki, dengan Ketua Pelaksana kegiatan,Edi Nugroho,M.Si., dihadiri oleh
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, S.T.,M.T., Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie.Y.Tingan,A.Md.,Sekda Barito Utara, Drs.Muhlis, mewakili Unsur Forkopimda Barito Utara,Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama,Ketua PAKUWOJO Provinsi Kalimantan Tengah dan jajarannya, Staf Ahli,Assiten,Ketua PAKUWOJO Barito Utara dan jajarannya,tokoh agama,tokoh adat,serta undangan lainnya.

Bupati Barito Utara, H.Shalahuddin,S.T.,M.T., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dikukuhkan.
Dikatakan bahwa pentingnya peran paguyuban dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur Budaya Jawa di tengah derasnya arus modernisasi.

“Paguyuban Kulowargo Wong Jowo harus mampu menjadi penjaga jati diri budaya, sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman, ” kata Bupati.

Dikatakan juga bahwa pengukuhan pengurus PAKUWOJO di 9 (sembilan) kecamatan ini menjadi titik awal pengabdian serta penguatan komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya leluhur.
Budaya, tidak hanya diwariskan melalui seni dan adat, tetapi juga melalui sikap kepedulian dan empati sosial.

Hal tersebut tercermin dari kegiatan penggalangan donasi yang dilakukan PAKUWOJO bagi masyarakat Aceh dan Sumatra yang tengah tertimpa musibah.

“Dalam ajaran wong Jowo, rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial merupakan bagian dari paseduluran sesama anak bangsa, ” ucap Bupati.

Diharapkan juga kepengurusan yang baru mampu merancang program – program nyata yang menyentuh masyarakat, seperti pembinaan generasi muda, pelatihan seni tradisional, penguatan penggunaan bahasa Jawa yang santun, serta pemanfaatan media digital untuk memperkenalkan budaya Jawa secara lebih luas.

Diakhir sambutannya, Bupati H.Shalahuddin menyampaikan apresiasi kepada Paguyuban Kulowargo Wong Jowo Kabupaten Barito Utara atas terselenggaranya rangkaian kegiatan, mulai dari pengukuhan pengurus, penggalangan donasi, hingga gebyar kesenian kuda lumping.

“Semoga Paguyuban Kulowargo Wong Jowo menjadi perekat persatuan, sumber kebaikan, serta penjaga nilai-nilai luhur budaya Jawa di Kabupaten Barito Utara,” tutup Bupati.
(Arnius.S,S.Pd).