Pengecoran Pondasi Jembatan Di PalmCo Padang Matinggi Seperti Asal Jadi

Uncategorized212 Dilihat

 

INDOVIRAL.ID ( SUMUT )

Simalungun. Selasa 2 Januari 2024

Pengecoran Pondasi jembatan di anak sungai Afdeling 5, PalmCo Unit Padang Matinggi kecamatan Ujung Padang, kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Provsu) diduga tidak miliki kekuatan karena seperti dikerjakan asal jadi.

ada saat awak media / jurnalis media cetak dan online hendak melintas, mencari jalan pintas atau jalan potongan dari pos beruang menuju ke Afdiling 5.Padang Matinggi ( PDM ) kecamatan ujung padang, kabupaten Simalungun terlihat ada pengerjaan / pembuatan cor beton jembatan selasa 2 Januari 2024 . Jam 2,30 wib

kami menghampiri pekerjaan tersebut dan bertanya kepada pengawas pekerjaan. siapa pendor pekerjanya pk. saya dari karyawan kebun bang yang dipercayakan untuk mengawasi pekerjaan ini bg. Ijin kalau bisa tau berapa anggaran / biaya pekerjaan ny. maap saya tidak tau bg..?

jadi siapa pemborong ny bg. Pemborong nya orang dari Tebingtinggi, berselang tidak lama kami menjumpain pemborong tersebut, saat dipertanyakan sudah berapa lama bekerja dan mana perlengkapan / pengaman pekerja ( K 3 ) bapak nama siapa dan dari mana asalnya,bapak tersebut diam seribu kata.

 

menurut kami sebagai jurnalistik ada kejanggalan di pekerjaan tersebut. karena tidak ada papan transparansi / plank proyek dan pekerja tidak memakai septi. kesehatan dan keselamatan kerja ( k 3 )

merupakan upaya kita untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman sehingga dapat mengurangi. Probabilitasi kecelakaan kerja / penyakit akibat kelalaian yang mengakibatkan. dimotivasi dan difisiensi pruduktivitasi kerja menurut uu kesehatan RI no 9 th

dan sangsi yang tidak memakai k3. sangsi yang diatur UU no 1 tahun 1970 untuk pihak yang melakukan pelanggaran k3 berupa kurungan paling lama 3 bulan / denda paling tinggi rp 100.000,,“

Pemasangan mal cor tersebut tidak sesuai. penahan cor berbahan kan kayu bambu, dan kami melihat pekerjaan yang sudah di cor ada yang retak. lalu kami bertanya kepada karyawan kenapa bisa seperti itu pekerjaanya bang nanti ditempel bang ujarny..?

( Rijal )