Muratara,Indoviral,Id,-
Pemerintah Desa Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara),Provinsi Sumatera sealatan,menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2025 di balai desa setempat.pada Selasa(4/11/2025) Kegiatan ini menjadi agenda penting dalam rangka mempercepat penurunan angka stunting serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang dan kebersihan lingkungan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Rawas Ulu Hazarika, SKM, yang diwakili oleh Kasi PMDK Munir, perwakilan TP PKK Kecamatan, Puskesmas Surulangun (bidang gizi dan lingkungan), serta Kepala Desa Sungai Baung Abdul Hallik, S.IP.,Ketua BPD Zurian serta anggotanya, Linmas,Kegiatan ini juga diikuti oleh puluhan warga, terutama ibu hamil dan keluarga yang memiliki balita.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sungai Baung Abdul Hallik, S.IP, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam rembuk stunting. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen penuh dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui program kesehatan dan pelayanan Posyandu.
“Pemerintah Desa telah menyiapkan berbagai dukungan seperti vitamin, susu ibu hamil, dan obat-obatan melalui kegiatan Posyandu rutin setiap bulan. Kami berharap ibu-ibu hamil dan balita bisa aktif mengikuti Posyandu demi kesehatan bersama,” ujar Abdul Hallik.

Sementara itu, Munir, yang mewakili Camat Rawas Ulu, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Camat. Ia menegaskan bahwa kegiatan rembuk stunting merupakan agenda rutin tahunan yang wajib dilaksanakan oleh setiap pemerintah desa karena menjadi program prioritas nasional yang didukung oleh Dana Desa.
“Kegiatan ini sangat penting karena menjadi forum bersama untuk mencari solusi dalam percepatan penurunan stunting. Kami berharap hasil rembuk hari ini dapat menghasilkan langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa,” ungkap Munir.
Dari sisi kesehatan, Yuliani, ahli gizi dari Puskesmas Surulangun, menjelaskan bahwa salah satu kunci utama pencegahan stunting adalah pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan.
“Ibu hamil harus rutin mengonsumsi makanan bergizi, terutama yang mengandung protein hewani. Hindari aktivitas berat dan jaga pola makan agar pertumbuhan janin tetap optimal,” jelasnya.
Selain itu, perwakilan dari bidang lingkungan juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan sebagai langkah pencegahan penyakit yang dapat memicu stunting.
“Jagalah lingkungan agar tetap bersih, buang sampah pada tempatnya, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, serta bersihkan sayur dan buah sebelum dimasak,” ujarnya.
Melalui kegiatan rembuk stunting ini, Pemerintah Desa Sungai Baung menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting melalui sinergi lintas sektor — mulai dari edukasi gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat,(Jurnalis:A.Rahman).






