Barito Utara, Indoviral.id.
Pemerintahan Desa Hurung Enep, Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara mengeluhkan matinya sinyal dan jaringan internet provider XL di wilayah desa mereka selama 2 bulan terakhir.
Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Desa Hurung Enep, Doretman, saat meninjau tower Telkom XL di Desa Hurung Enep, Sabtu (18/07/2026) pagi.
Menurut Doretman, hilangnya jaringan sangat berdampak pada aktivitas warga. Terutama bagi keluarga yang memiliki anak yang bersekolah di luar desa.
“Sudah dua bulan terakhir sejak bulan Juni kami kesulitan komunikasi dengan pihak luar desa. Begitu juga komunikasi kami dengan anak-anak yang bersekolah di ibu kota Kecamatan dan juga Ibu kota Kabupaten,” ujar Doretman.
Ia menjelaskan, mayoritas warga Desa Hurung Enep adalah petani dan karyawan perusahaan. Jaringan komunikasi sangat dibutuhkan untuk koordinasi penjualan hasil pertanian serta urusan keluarga.
“Ini sangat mempengaruhi kebutuhan komunikasi warga desa setempat. Mulai dari hubungan silahturahmi keluarga, komunikasi dengan anak yang melanjutkan pendidikan ke luar desa, dan juga terganggunya hubungan komunikasi warga tani dalam hal penjualan hasil tani dan lainnya, termasuk juga jika ada informasi yang bersifat emergency di desa, ” paparnya.
Doretman juga menyoroti kondisi wilayah desa yang dilintasi jalan hauling milik pemegang IUP Pertambangan PKP2B PT.Tamtama Perkasa, jadi akses jalan transportasi perbaikan menuju tower cukup mudah.
Namun hingga saat ini belum ada kepastian perbaikan dari pihak terkait, dengan jaringan XL di desa Hurung Enep.
“Mewakili Pemdes Hurung Enep saya hanya bisa menampung keluhan warga desa kami. Tapi terus terang dengan keterbatasan pengetahuan kami, kami tidak tahu harus menyampaikan kepada siapa,” ungkapnya.
Melalui rilis ini, Pemdes Hurung Enep berharap pihak Telkom XL Axiata, dan stakeholder terkait segera melakukan perbaikan tower di desa mereka.
“Diharapkan dengan adanya berita ini, pihak terkait dan juga Perusahaan XL bisa dalam waktu yang relatif singkat untuk memperbaiki tower XL yang ada di desa kami, agar komunikasi bisa berjalan normal untuk akses keluar desa,
bukan hanya desa kami saja, tapi desa tetangga, Desa Juju Baru juga berimbas dari hilangnya jaringan Telkom XL di desa kami, ” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak XL Axiata terkait kendala jaringan di Desa Hurung Enep.
(Arnius.S,S.Pd)






