Timika,Papua Tengah Indovital.co.id-
Keluhan akan kurangnya sumber air bersih kembali mengisi ruang publik Kabupaten Mimika,Provinsi Papua Tengah. Kali ini keluhan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) Ayuka Robertus Mitapo kepada media ini pekan kemarin di Ayuka.
Robertus mengungkapkan, warga kampu g Ayuka kesulitan mendapatkan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, terlebih khusus untuk kebutuhan masak dan mandi.
“ Di sini kalau pas musim kemarau, woi, paling setengah mati sekali. Susah air betul,” Ungkal Robertus kesal.
Dikatakanya, sebagian besar warga kampung Àyuka menggantungkan nasib pada penjualan air keliling, yang sering diantar para pedagang air yang menggunakan mobil dari kota Timika dan hendak menjualnya di kampung walau tidak rutin penjualanya.
” Tunggu depot juga kadang masuk kadang tidak. Kalau ditunggu hujan baru depot bisa masuk. Kalau tidak hujan, dia mau ambil dari mana”. Tuturnya.
Robertus mengaku, demi memenihi kebutuhan warga terpaksa mengkonsumsi air hujan atau air sumut yang tidak layak untuk dikonsumsikan sebagai alternatif dimana berisiko bagi kesehatan secara langsung.
“Kadang cuma pakai kapur untuk kasih segar rasanya. Kalau memang tidak ada sama sekali, pakai air pompa saja. Itu direbus untuk masak, tapi kita tidak tahu dampaknya ke tubuh seperti apa”. Kesalnya.
Ia berharap Pemda Mjmika dapat melihat hàl tetsebut dan memberi perhatian serius kepada warga Ayuka sebagai bentuk prmerataan pembangunan.
“Jadi kami minta ke pemerintah, tolong kami di pesisir ini diperhatikan betul. Kami sangat membutuhkan air. Air itu untuk kehidupan, untuk kita manusia”. Pintahnya.(elf).






