Musdat Lemasko Merupakan Langkah Baru dan Momentum Perjuangan Masyarakat Adat di Bumi Amungsa Mimika

 

Timika, Indoviral.co.id –

Sebagai masyarakat Hukum Adat yang nendiami Bumi Amungsa Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah maka kedaulatan adat juga melekat pada warga setempat.Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro ( Lemasko ) Kab. Mimika kini tengah berbenah melalui sebuah proses dan mekanisme yang disebut Musyawarah Adat ( Musdat ) yang direncanakan akan digelar pada tanggal 3 hingga 4 Desember 2025 di Gedung Eme Neme Yauware Timika

Thimotius Samin selaku Kepala Suku besar Kamoro kepada Wartawan di Timika Senin 01/12/2025 menyampaikan perjuangan masyarakat adat yang tergabung dalam sebuah Lembaga yang disebut Lemasko itu telah melalui proses yang cujup panjang sebagai bagian dari pelurusan sejarah dan warisan leluhur

“Lemasko ini berdiri di atas tumpah darah dan warisan kami, kami berdiri untuk menjaga hak masyarakat Kamoro”. Ungkap Thimotius

Selain itu pada kesempatan yang sama Philipus Monaweyauw yang merupakan salah satu tokoh Suku Kamoro sekaligus Ketua Badan MusyawarahAdat Lemasko menyampaikan,proses panjang menuju puncak Musdat yang sesuai rencana akan digelar tanggal 3-4 Desember itu sudah dimulai dari bulan Maret silam

“Kami berangkat dari kesederhanaan, tapi memiliki tekad kuat melindungi masyarakat dari perampasan hak. Lembaga ini nanti membantu pemerintah membangun masyarakat Kamoro. Bukan hanya orang luar yang bisa membangun, kami juga bisa,” Ungkap Philipus tegas

Philipus juga berharap adanya toleransi dan kerjasama yang baik dari berbagai kalangandan elemen masyarakat yang mendiami bumi Amungsa Timika demi terselenggaranya Musdat dimaksud

Di sisi lain selaku ketua panitia penyelenggara Musdat Lemasko Timika Plasidus Natipia mengatakan,kesiapan pendanaan yang dialokasikan pihak Pemda Mimika boleh dikatakan minim namun hal itu baginya bukan merupakan sebuah penghalang,dan justru terfokus untuk penyelenggaraan Musdat dimaksud

” Dana ini memang minim, tapi kami berusaha mengatur dengan baik. Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan.” Tuturnya

Plasidius juga berharap kepada segenap warga suku Kamoro Timika agar tetap mengedepankan etikat baik,sekaligus bagi pihak yang tenfah menyiapkan diri untuk berkompetisi secara demokrasi adat melalui Musdat tersebut agar dapat menyiapkan diri sebagai calon pemimpin serta sportif dalam pemilihan nantinya

“ Kami berharap masyarakat memilih pemimpin yang melihat dan memperjuangkan rakyatnya, bukan berjalan sendiri,” Ujar Plasidus penuh harap ( Iv42 )