Momen Jalan Sehat BUMN ke-25, KPI RU II Dumai Berhasil Kumpulkan 44 Kg Minyak Jelantah

Nasional, Terkini266 Dilihat

 

DUMAI, INDOVIRAL.ID— Pada momen perayaan HUT ke-25 Kementerian BUMN, Minggu (5/3/2023) lalu, kelompok binaan CSR PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit (RU) II Dumai, yaitu Kelompok Sehati, membuka stand pengumpulan minyak jelantah, Jelantah Sehati.

Ketua Kelompok Sehati, Ayuniar, menjelaskan Jelantah Sehati adalah salah satu program Kelompok Sehati yang tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Pengumpulan minyak jelantah ini nantinya akan dikonversikan menjadi dana yang dialokasikan untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ibu dan anak pada hari posyandu di Kelurahan Tanjung Palas dan Jaya Mukti Kecamatan Dumai Timur.

Antusias masyarakat terlihat dengan banyaknya yang mengumpulkan minyak jelantah disela-sela rangkaian kegiatan Jalan Sehat Bersama BUMN. Kelompok Sehati turut senang dan bersyukur karena pengumpulan minyak jelantah mencapai 44,3 Kg.

“Biasanya, kami dari ibu-ibu kader Posyandu melakukan pengumpulan minyak jelantah di Posyandu Kutilang, baru nanti disetor untuk dana PMT. Baru kali ini kami buka stand di acara seperti ini, dan ternyata sambutannya cukup antusias. Kami turut senang,” ungkap Ayuniar.

Dengan pengumpulan Jelantah Sehati saat momen Jalan Sehat Bersama BUMN ini, capaian pengumpulan minyak jelantah yang berhasil dikumpulkan Kelompok Sehati total sebanyak 143,3 kg. Semuanya akan dikonversikan mejadi dana PMT untuk bantuan ibu dan anak, khususnya anak terdampak stunting di Kecamatan Dumai Timur. Sementara untuk masyarakat yang menjadi donatur jelantah, mendapatkan hadiah voucher BBM senilai 25.000 untuk setiap 2 kg minyak jelantah yang dikumpulkan.

Pjs. Area Manager Communication, Relations, and CSR PT KPI RU II, Denny Saputra Ramadhan, menjelaskan bahwa pengumpulan minyak jelantah telah dilakukan oleh beberapa kelompok binaan dengan tujuan yang berbeda-beda sesuai dengan fokus tujuan kelompoknya.

“Keberhasilan kelompok masyarakat dalam melakukan pengumpulan ratusan kilo minyak jelantah ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar bahwa minyak jelantah yang tidak terkelola dengan baik hanya akan merusak lingkungan,” ujarnya.

“Semoga program ini bisa terus berlanjut mengingat dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga turut menopang suksesnya program pengentasan stunting di Kota Dumai dengan konversi minyak jelantah ke pembiayaan perbaikan gizi ibu dan anak,” pungkas Denny.

Program Sedekah Jelantah maupun Jelantah Sehati ini akan terus dijalankan oleh PT KPI bersama kelompok binaannya hingga akhir tahun 2023. Masyarakat dapat terus berkontribusi menjaga lingkungan dan pengentasan stunting Kota Dumai dengan menjadi donatur jelantah.

(Rilis/ES)