Mencetak SDM sehat, cerdas & Berkualitas

Uncategorized144 Dilihat

 

Siak Kecil – indoviral.id
Pidato Bupati Kasmarni dalam sambutannya menyambut baik dengan dilaksanakannya kegiatan gerakan makan pangan lokal untuk anak sekolah dan usia dini. Penyediaan aneka ragam pangan. Peningkatan konsumsi pangan berbasis pada potensi sumber daya lokal
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bengkalis disambut langsung Camat Siak Kecil Syahnan Adi Kesuma. Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis Hj. Siti Aisyah. Ketua DWP Kabupaten Bengkalis Ira Vandriyani Ersan. Diiringi kompang dan penampilan tari persembahan oleh siswa/i SDN 7 Desa Lubuk Gaung.

Bertempat dihalaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Lubuk Gaung. Hari Selasa (10/10/2023).

Bupati Bengkalis Kasmarni secara resmi membuka Gerakan Makan Pangan Lokal untuk anak sekolah. Anak Usia Dini di Kecamatan Siak Kecil. Sepanjang jalan menuju acara terlihat stand bazar UPT Balai Penyuluhan Pertanian. Gapoktan se-Kecamatan Siak Kecil. menampilkan produk unggulan Desa Lubuk Gaung mulai dari sayuran, buah-buahan. Makanan lokal setempat.

Kasmarni meminta, Momentum pagi ini, hendaknya memberikan pemahaman kepada masyarakat. Khususnya anak-anak sekolah, tenaga pendidik dan PKK. Memenuhi kebutuhan gizi dan karbohidrat pada tubuh, tidak harus membeli makanan yang mahal. Cukup dengan mengkonsumsi bahan pangan lokal yang Beragam, Bergizi, Seimbang Serta Aman (B2SA).

Kasmarni menerangkan, sumber daya pangan lokal disekitaran kita cukup melimpah. Seperti jagung, umbi-umbian, sagu, pisang dan lainnya. Pola konsumsi pangan masyarakat masih menunjukkan kurang beragam. Baik dari jenis pangan maupun keseimbangan gizinya.


Kasmarni menjelaskan, Terutama pada pola makan anak-anak sekarang. Cenderung kurang suka makan sayur dan buah. Lebih suka jajanan dari tepung-tepungan yang kurang protein. Minim gizi dan tinggi karbohidrat. Sehingga sangat berdampak pada kurangnya asupan vitamin, mineral. Protein sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang tubuh. Tubuh kekurangan gizi dan mudah terserang penyakit.

Kasmarni meminta semua pihak, termasuk lembaga pendidikan. Setiap kesempatan, terus menyampaikan, mengenalkan dan menganjurkan kepada anak-anak didiknya untuk senantiasa mengkonsumsi pangan lokal yang sehat, bersih, beragam bergizi. Bisa dimulai dari gerakan membawa bekal. Makanan yang disediakan dikantin-kantin sekolah.
Dalam seminggu itu ada satu atau dua hari edisi khusus makan sayur dan buah bagi anak didik. Jika pola konsumsi pangan B2SA, pemanfaatan pangan lokal ini dapat kita penuhi. Kedepannya, pasti akan memiliki generasi yang sehat, kreatif, cerdas dan berprestasi. Sehingga kita dapat membebaskan Kabupaten Bengkalis dari stunting.

Dihadiri oleh Anggota DPRD Bengkalis Sugianto, Zuhandi dan Drs Elman. Tenaga Percepatan Pembangunan Mustafa Kamal dan Suparjo. Plt Dinas Ketahanan Pangan Susy Hartati. Forkopimcam Siak Kecil. Kemudian Pejabat Tinggi Dilingkup Pemkab Bengkalis. Camat Bukit Batu Acil Esyno. Camat Bandar Laksamana Ade Suwirman. PJ Kades se-Kecamatan Siak Kecil dan undangan lainnya.

Kasmarni menegaskan Kepada Dinas Ketahanan Pangan, kegiatan ini jangan berhenti sampai disini. Terus berlanjut dan sampai pada tujuannya. Yakni mencetak sumberdaya manusia yang sehat, tangguh secara fisik dan mental. Cerdas. Melalui pendekatan penganekaragaman konsumsi pangan. Berasal dari potensi dan kearifan lokal yang ada di Daerah kita,
Panganan lokal B2SA berpotensi memiliki gizi. Karbohidrat yang cukup, dalam mendukung hidup sehat, aktif dan produktif.

Kasmarni menghimbau, Kepada masyarakat, Pemerintah Desa dan seluruh instansi pemerintah maupun swasta. Supaya disetiap kegiatan maupun acara seremonial. Senantiasa sajikan olahan pangan lokal sebagai konsumsi kegiatan. Edukasi, sosialisasi dan terciptanya peluang peningkatan ekonomi bagi para pelaku usaha atau petani pangan lokal kita. (Simon parlaungan)
Sumber : Humas prokopim kab. Bengkalis