Lembaga Perkumpulan Desa Lestari (PDL) Ajak Warga Kelompok Petani Pungut Hilir Pengembangan Penyemaian Pembibitan Kulit Manis

Nasional, Terkini318 Dilihat

 

Kerinci – Jambi, indoviral.id

Sejumlah warga yang tergolong kumpulan Petani Desa pungut Hilir kecamatan Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi sambut respon positif kegiatan Perkumpulan Desa lestari (PDL) dari Yokyakarta datangi warga Desa Pungut Hilir untuk mewujudnya kembali membangun pengembangan pengelelolaan penyemaian pembibitan tanaman pohon kulit manis yang menjadi salah suatu Pontensi bagi masyarakat dengan mendorong terciptanya pengelolaan lingkungan yang lestari di Indonesia.

Tampak hadir acara perkumpulan Desa lestari (PDL) dari yogyakarta di Desa Pungut Hilir, pada hari kamis (17/02/2023) koordinator Perkumpulan Desa lestari (PDL) Eka anggota Rifai,
Ketua Adat Desa Pungut Hilir Usman talib,Dpt ,syamsudin,Dpt dari Ninik Mamak Amran,Rio,Idrusman,rio Ketua BPD Aswadi,turut serta juga hadir perangkat desa dan tokoh masyarakat.

“Menurut Eka (koordinator “Perkumpulan Desa Lestari (PDL ) adalah lembaga swadaya masyarakat yang mengembangkan model pemberdayaan desa dengan mengintegrasikan pendidikan warga, penguatan literasi keuangan, dan memperkokoh modal sosial masyarakat”,pungkas nya.


Lanjut Eka, menambahkan PDL sudah menyampaikan kepada kepala desa dan jajaran perangkat desa bahwa kita akan membangun kebun persemaian bibit kayu manis. Prinsipnya adalah untuk mencukupi kebutuhan dalam desa kita karena biasanya masyarakat masih mencari bibit dari luar, Soal harganya insaallah lebih murah. Persemaian ini akan dikelola oleh kelompok dan hasil dari penjualan bibit kembali ke pengelola agar mempunyai pendapatan tambahan dari hasil penjualan melalui musyawarah dengan lembaga adat”, imbuh nya.

Hingga saat ini untuk memenuhi kebutuhan bibit tanaman kayu manis, masyarakat Pungut Hilir masih mengandalkan bibit yang didatangkan dari luar wilayah dengan harga yang relatif mahal,Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan pupuk juga masih mengandalkan pupuk kimia, namun sedangkan Kegiatan lembaga PDL ini juga mengunakan metode belajar dan diskusi cara pemanpaatan limbah dan bahan baku lokal menjadi pupuk organik yang di laksanakan setiap hari juma’at sabtu dan minggu tujuan nya dalam penerapan yang di terapkan ini dapat menghemat biaya pengeluaran lebih efisien dan ekonomis, dan juga untuk lahan yang telah kritis bisa kembali untuk menjadi subur dengan hasil tanaman para petani lebih,meningkat.

 

Lanjut Di kesempatan yang sama Amran Rio mengharap kan”, secara bertahap masyarakat petani khusus nya Desa Pungut Hilir bisa terlibat bersama kami”, harapnya.

“Jadi untuk keputusan hari ini setelah akan di kelolola akan berekisar lebih kurang 30 ribu, jadi karena 30 ribu satu lokasi lahan tidak mencukupi,kemudian dari pada itu,dewan pengurus tidak rasa itu sanggup mengelola itu,jadi kami coba ancang -ancang akan di bagi dua pengelola pertama atas nama pemerintah desa,dalam arti kata tidak secara di bagi atas nama pengelola
pemerintah desa jadi untuk anggota kami siap juga,kemudian satu kelompok pengelola di kelola oleh lembaga adat minsal nya anggota pemerintah desa juga boleh penanggung jawab masing-masing untuk 15 ribu penanggung jawab pemerintah desa dan untuk 15 ribu lagi penanggung jawab minsal nya kami”, ujar nya Amran rio saat musyawarah diskusi dengan kelompok belajar perkumpulan desa lestari.

“Usman Talib,Dpt selaku ketua Adat Pungut Hilir menjelas kan”,kegiatan semacam ini dapat berkelanjutan dan bermanfaat untuk masyarakat juga nanti hendak nya bisa meningkatkat kan kesejahteraan taraf kehidupan ekonomi di tengah masyarakat”,tutup nya dengan singkat kepada awak media ini

(YEN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *