Kesulitan Hidup Salah Seorang Warga Di Pandeglang,Tentunya Tak Sebanding Dengan Meriahnya Ultah Kabupaten Pandeglang Ke 149

Nasional, Terkini261 Dilihat

 

Pandeglang-Banten indoviral.id|

Kehidupan yang Sejahtera atau serba berkecukupan tentunya itu menjadi harapan atau impian bagi semua orang, namun apalah daya tangan tak sampai.sesuai hasil informasi langsung Awak Media pada Kamis 30-03-2023,Dikampung Pasir Kokosan RT/RW 011/004 Desa Ciawi,Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang-Banten,satu keluarga kurang beruntung menempati Rumah Tidak Layak Huni,yang Diduga luput dari perhatian.

Komarudin (53) Tahun dan Istrinya Alus (50) Tahun adalah Pasangan Suami Istri dan dua orang anaknya,menempati Rutilahu ini dalam perasaan cemas menghantui,karena Rumahnya rentan akan Roboh apalagi ketika ada angin bertiup kencang,serta jikalau hujan juga atapnya pada bocor,dan acapkali menginap kalau terjadi hujan lebat disertai angin kencang di Rumah Ponakannya,yang kebetulan tidak jauh tempat tinggalnya.

“Kami sekeluarga sering menginap di Rumah Ponakan kami yang kebetulan itu tidak jauh dari tempat kami,karena kami merasa cemas kalau ketika turun hujan lebat dan disertai angin kencang,”terang Alus Istrinya Komarudin.


Memang serba salah yang terjadi di kehidupan Komarudin dan Keluarganya,di satu sisi memang butuh cepat untuk perbaiki Rumahnya,tapi disisi lain untuk mencukupi kehidupan sehari-haripun dirasa sulit,karena Komarudin dan Istrinya hanya seorang Buruh Tani,yang penghasilannya tidak menentu.

“Ingin rasanya kami segera memperbaiki rumah,tapi untuk mencukupi kebutuhan sehari-haripun kami kadang kesulitan,ma,lumlah kami hanya buruh yang penghasilannya tidak menentu,”ucap Ibu Alus,dengan Nada sedih.

Tidak jauh dari tempat tinggal Komarudin, Kepala Rukun Tetangga (RT) Santika (54) Tahun berikan keterangannya terkait keberadaan keluarga tersebut.

Hal senada disampaikan Santika (Ketua RT),bahwa betul Rumah Keluarga Komarudin sangat memperihatinkan,dan rentan Roboh,sehingga karena ada kekhawatiran,sering menginap dirumah ponakannya.

“Mereka sering menginap dirumah ponakannya,karena merasa khawatir akan terjadi hal yang tidak diinginkan,seperti pas waktu hujan dan angin bertiup kencang,”Terang Santika Ketua RT.

Sebenarnya keluarga Komarudin,walaupun memang Rutilahunya sampai saat ini belum juga mendapatkan bantuan dari Pemerintah,tapi Keluarga Komarudin pernah juga mendapat Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak empat kali saja,dan juga sesuai hasil informasi berhasil dihimpun dari salah seorang Perangkat Desa Ciawi yaitu Henri bahwa Keluarga Komarudin sudah didaftarkan sebagai penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Ciawi.

“Mengenai pengajuan Bantuan Rumah tidak layak huni sudah pernah kami ajukan,dan sampai saat ini belum ada,tapi di Desa Ciawi kami sudah ajukan untuk mendapatkan BLT DD,” Tukas Henri Prades Ciawi.

(cepz/team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *