Ini Tanggapan Kades Muara Inu Terkait Masalah Sengketa Tanah

Uncategorized188 Dilihat

 

Muara Teweh, Indoviral id

Hernedi Kepala Desa (Kades) Muara Inu Kabupaten Barito Utara,Provinsi Kalimantan Tengah Merasa Resah dan Risih terkait dengan BeredarNya Pemberitaan di YouTube dan media Online Tentang Perselisihan Lahan Tanah antara H.Roni dan Masyarakat di Luar Desa Muara Inu,
Maka dengan ini Perlu saya menyampaikan Agar Berita tersebut tidak Simpang Siur di Tengah – Tengah Masyarakat KhususNya Masyarakat Desa Muara Inu, Adapun yang Saya sampaikan disini Yakni :
1) Saya sangat menyayang kan dengan adanya berita melalui YouTube dan media Online yang membuat tidak yaman dan kegaduhan di masyarakat saya Desa Muara Inu Kecamatan Lahei.
2) Masyarakat yang di wawancarai dan ditayang kan di YouTube , saya pastikan bahwa itu bukan warga Desa Muara Inu Kecamatan Lahei.
3) Tanah atau Lahan yang ada di Video YouTube tersebut adalah berada di wilayah Desa Muar Inu.
4) Tidak adanya Itikad dan Etika yang baik dari masyarakat luar Desa Muara Inu yang mengaku pemilik lahan diwilayah Desa Muara Inu dan DPC GPD Alur Barito , sebelum ke lapangan seharus nya mereka datang ke Desa untuk melaporkan atau suon atau ketuk pintu dulu sebelum masuk ke Desa Muara Inu untuk melakukan pengecekan yang kata nya lahan mereka.
5) Kalaupun ada permasalahan Tanah/Lahan/Kebun yang diduga tumpang tindih atau sengketa seharus nya di laporkan ke Desa atau Lembaga Adat di Desa untuk diselesaikan (Mediasi) secara Musyawarah dan Mufakat di tingkat Desa.
6) Berdasarkan pemberitaan media Online Jurnalpolisi.Id tanggal, 15 Maret 2023 bahwa ada SPT dengan No. Reg 141.1/19/SPT/Pem-DM/XII/2023 dan No.Reg 141.1/113/SPT/Pemdes.D-MI/X/2023 dapat dipastikan bawah No.Register tersebut tidak terdaftar di buku Register Desa Muara Inu.
7) Seandai nya terjadi tumpang tidih/Sengketa terhadap Lahan masyarakat yang dibuat SPT di Desa Muara Inu maka Pemerintah Desa juga merasa keberatan sudah di bohongi oleh masyarakat yang mengaku pemilik Tanah/Lahan/Kebun karena sebelum di lakukan pengukuran oleh tiem Desa yang bersangkutan sebelumnya membuat peryataan yang isi nya bahwa Tanah/Kebun/Lahan yang diukur tidak dalam sengketa/sita Jamin/tumpang tindih dengan pihak manapun dan ditanda tangani diatas materai.
8) Menangapi WhatsApp sdr. HISON dari IWO kepada H. Roni (H.BARBIR) dengan bunyi WhatsApp : Siap, ayun iki 200 Ha. Te resmi administrasi e bahkan pengukuran te diukur buhan kaur lengkap titik kordinat..Menangapi WhatsApp tersebut kami berharap agar saudara HISON untuk memperlihat kan bukti dari kepemilikan tanah 200 Hektar tersebut kepada kami Pemerintah Desa Muara Inu, agar tidak terjadi kesalah pahaman dan kegaduhan diantara Warga kami Desa Muara Inu, dan sepengetahuan dan seingat kami tidak pernah ada kepemilikan Tanah/Lahan/Kebun sampai 200 Hektar atas nama sdr. HISON di Wilayah Desa Muara Inu. (Zal)