Gempar Bansos BLT-DD Desa Tanjung Sigoni Tidak Terealisasi Mulai Tahun 2022 Hingga 2023

Uncategorized176 Dilihat

 

INDOVIRAL.ID ( SUMUT )

Simalungun,Senin 23 oktober 2023

Batubara : Sumut
Sungguh menyedihkan bagi warga masyarakat desa tanjung sigoni kecamatan medang deras kabupaten batubara provinsi sumatera utara,akibat bansos BLT-DD tahun 2022 tidak tepat sasaran ataupun tidak teraalisasi keluarga penerima manfaat ( KPM ) dengan jumlah penerimaan Rp.240,000 x 33 KPM total Rp.7.920.000 cuma sekali pemberian,seharusnya Rp.300,000 / bulan x 12 bulan senilai Rp.3.600,000 ( tiga juta enam ratus ribu rupiah ) x 33 KPM dengan nilai anggaran Rp.118.800,000 ( seratus delapan belas juta rupiah ).seharusnya sudah diterima oleh masyarakat data keluarga penerima manfaat ( KPM ) sesuai rapat musyawarah desa hingga musrembang.

Menurut keterangan masyarakat bersama toko masyarakat ditahun 2023 mulai Januari hingga September bagi keluarga penerima manfaat ( KPM ) ada sekitar 86 x Rp.2.700,000 seharusnya dana BLT-DD disalurkan dengan nilai anggaran Rp.232.200.000,tapi hingga saat ini belum terealisasi bagi penerima KPM,pungkasnya.

Dengan hal tersebut kerugian negara BLT-DD tahun 2022 hingga 2023 dengan total nilai Rp.343.080,000 masi dipertanyakan kepada oknum kepala desa tanjung sigoni,dengan angka yang pantastis cukup besar nilai kerugian negara,maka para jurnalis akan melaporkan oknum kepala desa tersebut bersama dukungan masyarakat ke Polres Batubara ( unit tipikor ) hingga Ditkrimsus Polda sumatera utara.

Menurut keterangan warga masyarakat inisial br.sinaga desa tanjung sigoni bahwa sudah pernah di bahas di kantor desa yang turut serta menghadiri dinas inspektorat bersama warga masyarakat, bahwa sudah melakukan pemeriksaan bahwa sudah terbukti ada penyelewengan BLT-DD tersebut tahun 2022 hingga 2023 fakta tapi belum ada titik terang dari pihak tersebut.pungkasnya.

Harapan para warga desa tanjung sigoni bahwa yang merugikan ke uangan negara harus tindak lanjuti apalagi BLT-DD yang bersumber dari APBN,seharusnya diberikan kepada masyarakat keluarga penerima manfaat ( KPM ).

( Rijal ,Tim )