Festival Senandung Lagu Melayu Ikrohil, Ahmadi: Lestari Seni dan Budaya

DUMAI, INDOVIRAL.ID—

Demi melestarikan budaya Melayu, Ikatan Keluarga Rokan Hilir (Ikrohil) Kota Dumai selenggarakan “Festival Senandung Lagu Melayu Rohil”. Final Festival di adakan di Cafe Kedai Kopi Aku, Jl Pattimura, Sabtu (4/3/2023).

Paguyuban suku yang diketuai H Ahmadi ini amanahkan Randy Firdaus, SH., sebagai Ketua Panitia dan Joko Dikari sebagai Pengarah.

Ketua Randy Firdaus diwakili Bendahara Nurzaman ungkapkan terimakasih kepada berbagai pihak dan sponsor.

Sementara itu, Ketua Ahmadi secara sekilas ceritakan kronologi terbentuknya Ikrohil.

“Sebelum bernama Ikrohil, pada tahun 80-an dulunya bernama Ikatan Keluarga Bagan Siapi-api (IKBS). Pada tahun 60-an bernama IKB (Ikatan Keluarga Bagan). Sebelumnya lagi bernama Kubang Tapu (Kubu, Bangko, Tanah Putih), sesuai nama daerah asal Melayu Rokan Hilir. Saat ini jumlah keseluruhan anggota Ikrohil 48.000 jiwa,” tutur Ahmadi.

Ditambahkannya lagi, alasan kenapa diselenggarakan festival lagu Melayu. “Sesuai AD/ART Ikrohil pada Bidang Seni Budaya, Ketua Bidang Joko Dikari, terfikir untuk membuat suatu kegiatan untuk melestarikan seni budaya Melayu Rohil. Maka di persiapkanlah festival ini,” ujar Ahmadi. Secara khusus, Ahmadi acungkan jempol atas gagasan Joko Dikari melestarikan seni budaya Melayu Rohil.

“Jadi agar budaya Melayu semakin viral dan populer, kita selenggarakan di tempat terbuka dan merangkul kaum muda serta di bantu media,” terangnya.

“Festival sekaligus untuk memperingati Isra Mi’raj dan menyambut Bulan Suci Ramadhan,” pungkas Ahmadi.

Walikota Paisal saat sambutan mengapresiasi pengurus dan panitia serta mengajak pengurus agar tahun depan selenggarakan Festival di Kampung Kuliner Taman Bukit Gelanggang, karena disana telah ada fasilitas seperti panggung.

“Untuk pelaksanaan acara, saya minta panitia jangan pakai proposal. Malu kita..! Sebab saya berdarah Melayu Rohil,” ungkap Walikota Paisal.

Paisal juga mengingatkan, bahwa usai lebaran 2023 nanti, Pemko Dumai akan fasilitasi 17 suku yang mendiami Kota Dumai tampilkan seni budayanya. Termasuk paguyuban Ikrohil.

“Ke-17 suku silahkan tampilkan potensi adat, seni dan budayanya di Kampung Kuliner TBG setiap Minggunya, usai lebaran,” kata Paisal.

Diungkapkannya, adat, seni dan budaya bisa memiliki “nilai jual ekonomi”, karena bisa mengundang wisatawan datang ke Dumai.

“Buktinya, tahun 2022 kemarin, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Dumai sebanyak 1.900.000-an. Hampir 2 juta. Apalagi jika potensi Rohil dipopulerkan. Tentu akan semakin menaikkan grafik jumlah kunjungan. Acara ini memperkuat daya tarik Kota Dumai,” ucap Paisal.

Beliau juga menghimbau agar pengurus dan panitia mengajak seluruh PNS Dumai untuk diajak berpartisipasi terhadap setiap kegiatan. “Kalau ada yang tidak peduli, lapor ke saya. Ini bukan masalah besar kecilnya nilai partisipasi, tapi bentuk cinta dan kepedulian para PNS berdarah Melayu Rohil terhadap kampung halaman nya. Apalagi PNS ada Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP),” beber Paisal, disambut tepuk tangan hadirin.

Setelah menitip pesan kepada Dewan Juri agar bijaksana dalam menilai peserta, Paisal kemudian membuka secara resmi Final Festival.

Sebelumnya pada tanggal 18 Februari 2023, panitia telah adakan babak penyisihan di kantor Sekretariat Ikrohil di Jayamukti.

Untuk lagu wajib berjudul “Zapin Panglima Layar”. Lagu pilihan ada 5, diantaranya; Senandung Rokan Hilir, Bekayuh, Intan Kocik, Senapelan Payung Sekaki dan Joget Bono.

Peserta finalis diantaranya Irma Susanti, Indriani, Deswita Ariska, Anisa Bella, Afrizal, Rafika dan Sri Nami Utami.

Untuk Dewan Juri, panitia datangkan Iskandar M Noor, Susilawati, Dede serta Annisa. Keempat Dewan Juri memiliki latar belakang jam terbang yang tinggi dan prestasi dalam seni tarik suara.

Salah satu tokoh masyarakat Ikrohil Dumai yang telah duduk di Dewan Provinsi Riau, Abdul Kosim sangat apresiasi pelaksanaan festival.

“Jika festival ini berhasil saya akan jadikan acuan bagi Ikrohil Kabupaten/Kota di Riau,” pungkas pria berkulit hitam badan tegap ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *